Terjun Bebas Harga Sawit, Buat Pusing Pengusaha!

Medan – Anjloknya harga kelapa sawit belakangan ini membuat pengusaha kelapa sawit menjadi pusing. Sebab saat ini harga sangat turun.

“Harganya bahkan bisa sampai Rp 900 per kg nya. Namun begitupun harga ini terus berganti,” kata Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) di Sumut Timbas Ginting, Rabu (24/7).

Sementara itu, Kadis Perkebunan Sumut Herawati menuturkan tidak hanya harga sawit yang anjlok, harga karet juga sedang turun. Sehingga membuat para petani tidak punya dana pemeliharaan untuk tanaman tersebut.

“Jadi produktivitasnya juga ikut rendah. Sehingga mengalami penurunan sekitar 0,5 persen. Kalau di totalitas tentu besar. Kalau untuk harga karet secara internasional memang permintaan menurun jadi tidak hanya di Indonesia saja tapi di seluruh negara penghasil karet,” jelasnya.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan saat ini harga CPO berada di 2.005 Ringgit per ton dari sebelumnya 2300 an Ringgit per ton.

“Harga tertinggi di 2019 ini sempat menyentuh 2.327 Ringgit per ton dan untuk terendah belum lama ini sempat menyentuh 1.930 an Ringgit,” sebutnya.

Menurut Gunawan hal ini lantaran ketidakseimbangan ekonomi global yang telah memukul harga komoditas nasional khususnya CPO atau sawit yang terpuruk belakangan ini.

“Keterpurukan pada harga CPO membuat harga sawit di tingkat petani kembali mengulang sejarah terendahnya di tahun kemarin khususnya di bulan November. Kondisi tersebut memukul daya beli petani dan masyarakat Sumut yang lebih dari 60% ekonominya sangat tergantung dari harga CPO dunia. Namun, itu hanya salah satu dampak dari ketidakseimbangan perekonomian global belakangan ini. Dan masih ada banyak lagi dampak yang lainnya,” pungkasnya. (Far)

Sumber : medaninside.com
Judul Asli : Harga Anjlok, Pengusaha Sawit Pusing


2019 © GAPKI Sumatera Utara (Sumut) | Palm Oil Association of North Sumatra