Benarkah Pertanian Indonesia Menggunakan Lahan Gambut?

MITOS 6-12 Lahan gambut dunia sebagian besar adalah berupa hutan gambut dan hanya Indonesia yang menggunakan lahan gambut untuk pertanian.

FAKTA Berdasarkan data Wet International (2008), lahan gambut dunia sebagian besar (80 persen) dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan hanya 20 persen digunakan untuk hutan gambut (Gambar 6.9). Pemanfaatan gambut untuk pertanian di berbagai kawasan adalah sebagai berikut kawasan Afrika (65 persen), Amerika (75 persen), Eropa (67 persen) dan Asia (89 persen).

Distribusi pemanfaatan gambut untuk pertanian (Gambar 6.10) dari 296.3 juta hektar gambut pertanian sebagian besar berada di kawasan Asia kemudian disusul kawasan Amerika. Rusia yang memiliki sekitar 137 juta hektar lahan gambut, sekitar 130 juta hektar, sekitar 94 persen digunakan untuk pertanian.

Amerika Serikat yang memiliki gambut sekitar 22 juta hektar, sekitar 12,4 juta hektar (55 persen) digunakan untuk pertanian. Sementara itu, Indonesia (Badan Litbang Pertanian, 2008) yang memiliki gambut sekitar 18,3 juta hektar yang digunakan (sesuai) untuk pertanian adalah sekitar 6,05 juta hektar.

Dengan demikian, adalah tidak benar bahwa lahan gambut global digunakan sebagian besar untuk hutan gambut. Dan juga tidak benar bahwa Indonesia adalah negara yang paling besar menggunakan gambutnya untuk pertanian.

Sumber: Bab 6| Mitos dan Fakta :  Indonesia dalam Isu Lingkungan Global


2019 © GAPKI Sumatera Utara (Sumut) | Palm Oil Association of North Sumatra