Benarkah Sumber Emisi GHG Terbesar Pertanian Berasal Dari Pemanfaatan Lahan Gambut?

MITOS 6-14 Pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian merupakan sumber emisi GHG terbesar dari pertanian global

FAKTA Berdasarkan data emisi pertanian global yang dikeluarkan FAO (2013) menunjukkan (Gambar 6.12) bahwa

sumber emisi GHG pertanian global adalah peternakan/enteric fermentation (43 persen), kotoran ternak di padang penggembalaan/manure left on pasture (16 persen), penggunaan pupuk pabrik/synthetic fertilizers (15 persen), budidaya padi/rice cultivation (11 persen), pengelolaan limbah ternak/manure management (7 persen), limbah tanaman/crop residues (3 persen), pemanfaatan pupuk kandang/manure applied to soils (2 persen), pemanfaatan lahan gambut/cultivated organic soils (2 persen) dan pembakaran sisa tanaman/burning crop residues.

Dengan kata lain sumber emisi dari pertanian global sebagian besar (95 persen) adalah dari kegiatan peternakan, pertanian padi dan penggunaan pupuk pabrik. Sedangkan, emisi dari pemanfaatan lahan gambut relatif kecil yakni hanya 2 persen.

Sumber: Bab 6| Mitos dan Fakta :  Indonesia dalam Isu Lingkungan Global


2019 © GAPKI Sumatera Utara (Sumut) | Palm Oil Association of North Sumatra