Bakal Disaksikan Mata Dunia! Sejarah Lomba Marathon Pertama Dikebun Sawit

MEDAN – Indonesian Oil Palm Marathon 2019 di Desa Martebing, Kecamatan Bangun Bandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang akan diselenggarakan pertama kali oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut, Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan Gerakan Indonesia Bersih yang digagas Kemenko Maritim, disambut antusias oleh para atlet lari dari dalam dan luar negeri.

Hal itu dikatakan Kacuk Sumarto selaku Ketua Organizing Comitte Indonesian Oil Palm Marathon 2019, kepada para wartawan di Medan Club, Kamis (10/10/2019). Saat itu Kacuk didampingi oleh sejumlah panitia seperti Mustafa Daulay (GIMNI), Timbas Prasad Ginting (Sekretaris Gapki Sumut), John Irwansyah Siregar (Ketua Gapki Bengkulu), dan Darma Sucipto (Gapki Sumut).

“Ada 26 pelari marathon kelas internasional yang ikut Indonesian Oil Palm Marathon 2019 ini seperti dari Kenya, Jepang, Singapura, Inggris, dan Jerman. Para atlet dari negara-negara itu sudah confirm hadir, mungkin nanti menyusul dari negara lainnya,” ujar Kacuk Sumarto.

Selain itu, katanya, ada ribuan atlet marathon dari berbagai provinsi di Indonesia, terutama dari pulau Jawa yang memiliki banyak komunitas pelari, yang ikut event tersebut. “Sejauh ini total peserta 2127 yang telah mendaftar untuk ikut Indonesian Oil Palm Marathon 2019 ini, sampai hari Rabu (9/10/2019),” ujar Kacuk Sumarto.

Kata dia, ada empat kategori yang diperlombakan yakni full marathon, half marathon, 10 K, dan 5K. Untuk kategori jarak 5 kilometer (5K), pendaftaran sudah tutup. “Peserta asing ikut kategori full marathon dan half marathon. Sementara untuk yang 5K sudah diketahui yang daftar sampai hari Rabu sebanyak 1.296 peserta. Total hadiah yang diperebutkan adalah Rp 264 juta,” papar Kacuk.

Kacuk menyebutkan, yang akan membuka acara Indonesian Oil Palm Marathon 2019 direncanakan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BPDPKS Dono Boestami, dan Gubsu Edy Rahmayadi. “Beliau-bertiga itu sedang dalam proses konfirmasi dan komunikasi,” ujar Kacuk.

Lalu Lintas Warga

Dalam kesempatan itu, Kacuk Sumarto, Mustafa Daulay, Tumbas Prasad Ginting, John Irwansyah Siregar, serta Darma Sucipto mengungkapkan even Indonesian Oil Palm Marathon 2019 bakal diikuti ribuan peserta dan disaksikan puluhan ribu pasang mata yang ingin menyaksikan momen bersejarah tersebut.

“Karena itu, kemungkinan situasi ini akan sedikit menganggu jalur lalulintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan. Karena itu, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, termasuk kepada masyarakat yang akan datang dan pergi ke Desa Martebing, Kecamatan Bangun Bandar, Kabupaten Serdang Bedagai yang menjadi lokasi acara Indonesian Oil Palm Marathon 2019,” ujar Mustafa Daulay.

Sosok yang ramah dan akrab disapa dengan panggilan Pak Ucok ini mengatakan, Indonesian Oil Palm Marathon 2019 diadakan untuk tujuan mulia, yakni membangun masyarakat Indonesia yang sehat melalui olahraga marathon serta sebagai bagian dari kampanye perkebunan kelapa sawit nasional Indonesia yang sehat dan ramah lingkungan.

“Kita akan buktikan ke mereka-mereka yang selalu memfitnah sawit kita, ini loh pengelolaan sawit kita yang sebenarnya. Sudah lebih dari 100 tahun sawit kita tapi gak pernah ada hal-hal negatif seperti yang dikampanyekan.di luar negeri,” ujar Ucok Daulay.

Sementara itu Timbas Prasad Ginting menambahkan, lokasi lomba lari Indonesia Oil Palm Marathon 2019 adalah di perkebunan milik PTPN 3 dan PT Socfindo.

“Sama seperti yang dibilang Pak Ucok Daulay tadi, tanaman kelapa sawit yang dikelola PTPN 3 dan PT Socfindo bahkan sudah ada yang masuk ke generasi keempat. Artinya, sudah ada yang melewati atau minimal berusia 100 tahun. Dan sampai saat ini semua berjalan baik-baik saja,” kata Timbas.

John Irwansyah Siregar mengajak masyarakat, pemerintah, swasta, dan pihak lainnya untuk bahu-membahu menyukseskan acara Indonesian Oil Palm Marathon 2019.

“Saya aja yang berdomisli di Provinsi Bengkulu dan mengembangkan kelapa sawit berkelanjutan di sana, mau datang ke acara Indonesian Oil Palm Marathon 2019 dengan tujuan agar acara ini sukses dan bisa membuat mata dunia terbuka terhadap, perkebunan kelapa sawit kita. Mereka harus melihat langsung yang disebut perkebunan kelapa sawit yang sebenarnya seperti apa,” tegas John Irwansyah Siregar. (red)

Source : Jambiekspres.co.id | Puluhan Pelari Asing Ikuti Indonesian Oil Palm Marathon


2019 © GAPKI Sumatera Utara (Sumut) | Palm Oil Association of North Sumatra