Perkembangan Kerangka Tata Kelola Kelapa Sawit di Indonesia

MITOS 9-13 Indonesia tidak memiliki tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan pada tingkat perusahaan/petani.

FAKTA Perkebunan kelapa sawit di Indonesia dikelola dengan mengacu pada prinsip-prinsip manajemen/kultur teknis yang disesuaikan dengan kondisi lokal (tailor made) dan kebijakan tata kelola pembangunan perkebunan secara keseluruhan. Seluruh mata rantai proses produksi (supply chain) memiliki standar proses dan output (Tabel 9.10).

Pada mata rantai proses produksi TBS (mulai dari penanaman, pemeliharaan, pemanenan) mengacu pada manajemen perkebunan terbaik (Good Agriculture Practices) dan ISO. Pada proses produksi CPO di PKS (CPO mill) maupun industri hilir minyak sawit juga mengacu pada manajeman pabrik pengolahan terbaik (Good Manufacturing Practices) dan ISO. Sedangkan standar kualitas produk mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

Tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia mulai dari level kebijakan, industri dan level perkebunan diintegrasikan dan diimplementasikan dalam satu sistem yang bernama Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). ISPO memiliki tujuh prinsip (Gambar 9.4) yang diterjemahkan menjadi ratusan indikator (kriteria).

Pengujian tingkat pelaksanaan tata kelola perkebunan ditingkat perusahaan dilakukan secara periodik melalui penilaian/sertifikasi seperti SMK 3, Klasifikasi Perkebunan, SNI, Sertifikasi ISO, Good Corporate Governance dan Sertifikasi ISPO/RSPO.

Dengan demikian, tuduhan bahwa perkebunan kelapa sawit Indonesia tidak memiliki tata kelola pada level perusahaan adalah tidak benar. Sebaliknya tata kelola pada level perusahaan telah on the right tract dengan standar-standar internasional. Tentu saja belum ideal dan masih banyak yang harus diperbaiki ke depan terutama untuk kebun sawit rakyat dan UKM sawit. Apakah minyak nabati lain atau komoditas pertanian, industri memiliki sistem tata kelola dan sertifikasi berkelanjutan seperti minyak sawit ?

Sumber:Bab 9|Mitos dan Fakta: Kebijakan Nasional dan Tata Kelola Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan


2019 © GAPKI Sumatera Utara (Sumut) | Palm Oil Association of North Sumatra