October 19, 2021

GAPKI Sumatera Utara (Sumut)

Indonesian Palm Oil Association North Sumatra Chapter

Gelar Vaksinasi, Strategi Perusahaan Sawit Menjaga Operasional

Kegiatan vaksinasi yang dilakukan perusahaan sawit merupakan upaya dukungan pada pemerintah dalam pengendalian Covid-19 untuk mencapai herd immunity.

Sebagai dukungan pada pemerintah yang tengah melakukan program vaksinasi Covid-19 untuk percepatan cakupan vaksin, pelaku usaha di Indonesia turut membantu agar mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).

Dukungan diantaranya dari pelaku usaha perkebunan kelapa sawit yang tergabung pada Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sumatera Utara dengan mengadakan vaksinasi. Kegiatan vaksinasi dilakukan secara bersama di 51 lokasi di perkebunan kelapa sawit yang tersebar di 14 Kabupaten se-Sumatera Utara. Saat itu, kegiatan vaksinasi Covid-19 ini, terselenggara kerja sama PT. Perkebunan Nasional (PTPN) dan GAPKI yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Kegiatan vaksinasi massal disaksikan langsung Gubernur Edy Rahmayadi secara virtual dari Rumah Sakit (RS) Sri Pamela Torgamba, Jalan Lintas Sumatera, Beringin Jaya, Labuhan Batu Selatan (Labusel). Dan, secara simbolis peresmian kegiatan Sentra Vaksinasi PTPN II, III IV dan GAPKI ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi, menyampaikan pentingnya vaskin bagi bagi karyawan PTPN dan perusahaan sawit lainnya.  “Apa lagi, perkebunan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Sumatera Utara. Saran saya, Bapak/ibu harus segera divaksin,” ujarnya, saat peresmian kegiatan vakasinasi di Rumah Sakit PTPN III Torgamba, Sumatera Utara, Rabu (4 Agustus 2021).

Kegiatan vaksinasi sebagai upaya pengendalian Covid-19 disambut sangat antusias, diikuti oleh 59.793 peserta. “Tujuan vaksin meningkatkan imunitas tubuh, selain itu diikuti protokol kesehatan. Kita tidak ingin karyawan atau pekerja di perkebunan sawit di Sumatera Utara sampai terpapar berat Covid-19 karena perkebunan itu memberikan devisa yang besar untuk negara. Kita,” kata Edy.

“Ini salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara, hal lain yang tidak boleh ditinggalkan protokol kesehatan, masker, cuci tangan, jaga jarak. Meski sudah divaksin, protokol kesehatan tetap dijalankan,” lanjut Edy.

Secara detail, 14 Kabupaten yang mengikuti vaksinasi massal PT Perkebunan Negara II, III dan IV, adalah Kabupaten Labuhan batu Selatan, Labuhan batu Utara, Labuhan batu, Asahan, Simalungun, Serdang Bedagai, Batubara, Deliserdang, Mandailing natal, Langkat, Padang lawas, Padang lawas Utara, dan Tapanuli Selatan.

Vaksinasi libatkan Karyawan dan masyarakat sekitar

Menanggapi kegiatan vaksinasi yang diadakan PTPN dan GAPKI, Bupati Labuhan batu Selatan, Edimin mengatakan pihaknya berharap program vaksinasi berlanjut ke masyarakat umum di daerah Labuhan batu Selatan agar daerahnya terlindungi dari Covid-19.

“Labusel masuk ke Covid-19 Level 3 dan jumlah masyarakatnya sekitar 350.000 jiwa, kita harap 70% bisa di vaksinasi agar penyebaran Covid-19 bisa kita kendalikan secara signifikan,” kata Edimin.

Sementara itu, Ketua GAPKI Provinsi Sumatera Utara, Alexander Maha, menjelaskan bahwa peserta vaksinasi ini melibatkan pekerja perkebunan dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya untuk menghindari paparan Covid-19. Kontribusi positif perkebunan sawit selama pandemi sangat dibutuhkan untuk menjaga perekonomian nasional dan lokal.

“Kalau pekerja di perkebunan terpapar Covid-19 akan berdampak pula kepada produksi dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Jika tidak diantisipasi, pemerintah juga yang rugi karena mengurangi devisa dan pajak,” ujar Alex yang didampingi Timbas Prasad Ginting, Sekretaris GAPKI Sumatera Utara.

Timbas menambahkan GAPKI berencana menggelar vaksinasi lagi yang akan melibatkan petani dan anggotak operasi. Tujuannya mendukung kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) supaya kegiatan petani tidak terganggu.

“Tahap berikutnya ditargetkan mampu menjangkau 250 ribu peserta. Kami ingin vaksinasi cepat diberikan kepada pegawai, masyarakat, dan petani dalam rangka membantu pemerintah dan mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 118)

Sumber: www.sawitindonesia.com

©2021 Indonesian Palm Oil Association, North Sumatra Chapter. All rights reserved.